
Tapadaa, Botumoito – Senin, 28 Juli 2025
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengendalian vektor penyakit secara aman dan berkelanjutan, kami melaksanakan kegiatan edukasi di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo pada hari Senin, 28 Juli 2025.
Kegiatan ini mengusung tema “Pentingnya Membedakan Produk Larvasida dari Sintetik dan Bahan Alam” yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya penggunaan larvasida sintetis secara sembarangan dan potensi bahan alam sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat diperkenalkan dengan berbagai jenis larvasida yang umum digunakan di lingkungan sekitar, termasuk produk berbahan kimia sintetis yang sering dijumpai di pasaran. Tim menjelaskan bahwa meskipun larvasida sintetis efektif dalam membunuh jentik nyamuk secara cepat, penggunaannya dalam jangka panjang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan keseimbangan ekosistem.

Sebagai solusi, tim juga memperkenalkan larvasida berbasis bahan alam seperti ekstrak kulit dan rambut jagung, daun pepaya, dan serai wangi yang telah terbukti memiliki aktivitas larvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama demam berdarah. Kegiatan ini dilengkapi dengan video cara pembuatan larvasida alami sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah.
Antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Tapadaa dapat lebih bijak dalam memilih dan menggunakan produk larvasida, serta mulai beralih ke alternatif alami yang lebih aman bagi kesehatan dan lingkungan.
