
Gorontalo, 09 Agustus 2025 – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kelompok usia 40–50 tahun, diperkenalkan inovasi pangan fungsional berupa kue Brudel berbahan alami kunyit, jahe, dan ubi ungu. Produk ini ditawarkan sebagai pilihan praktis dan bernutrisi untuk menunjang kesehatan jantung dan tulang.
Inisiatif tersebut merupakan kolaborasi UMKM Rumah Brudel Ummu Azzam, Gorontalo, Indonesia. Produk dikembangkan tanpa tambahan gula putih dan tanpa gluten, sehingga relevan bagi masyarakat yang ingin menjaga pola makan sehat. “Keunggulan kue brudel ini terletak pada kandungan aktif kunyit, jahe, dan ubi ungu, yang menurut kajian memiliki potensi mendukung kesehatan jantung dan tulang. Kami ingin memberi alternatif kudapan yang lezat namun tetap menyehatkan,” ujar Mohamad Aprianto Paneo selaku penanggung jawab kegiatan.
Antusiasme warga tercermin dari tingginya partisipasi dalam sesi edukasi gizi yang disertai uji rasa kue brudel. Kepala Puskesmas Tapa, Nangsy Abdullah, S.St, menyampaikan dukungan penuh dan menilai kegiatan serupa penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan bergizi yang menopang kesehatan tubuh.
“Program ini memberi manfaat ganda: mendorong gaya hidup sehat sekaligus memberdayakan UMKM lokal. Harapannya, inisiatif seperti ini terus berkembang agar kualitas hidup masyarakat meningkat melalui pola makan yang lebih baik,” tambah Mohamad Aprianto Paneo.
Kegiatan ini terselenggara melalui sinergi sektor akademik, pemerintah, dan UMKM lokal, mencerminkan komitmen bersama terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan program mendapat dukungan pendanaan dari Kemendiktisaintek, DPPM, dan LPPM Universitas Negeri Gorontalo untuk tahun pelaksanaan 2025.
Pada kesempatan tersebut, kue brudel dibagikan secara gratis kepada warga berusia 40–50 tahun di Puskesmas Tapa, Kabupaten Bonebolango. Pembagian produk disertai penyuluhan mengenai pentingnya asupan pangan bergizi yang selaras dengan pemeliharaan kesehatan jantung dan tulang, dengan harapan produk sejenis dapat menjangkau lebih banyak masyarakat luas ke depan.
